SUDAH MENJADI HAJI TAPI BELUM BERHAJI

Dalam al-Mustadrak termuat kisah dialog monumental Imam Ali Zainal Abidin, putera Al-Husein cucu Rasulullah saw dengan muridnya, Asy- Syibli, sufi terkemuka. Berikut ini dialognya: Saat pulang ke Madinah usai menunaikan ibadah haji, Asy-Syibli datang kepada gurunya Ali Zainal Abidin (ra) untuk menyampaikan pengalamannya selama menunaikan ibadah haji. Setelah mendengarkan kisah Syibli, Ali Zainal Abidin mengajukan…

Hak Puasa

Setelah menjelaskan hak shalat, Imam Ali Sajjad as membahas tentang hak puasa. Sebab, puasa adalah ibadah yang punya pengaruh besar jasmani dan rohani. Puasa juga sarat dengan pesan-pesan penting pendidikan, sosial dan kesehatan. Islam mewajibkan puasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan setiap tahunnya. Puasa dilakukan pada waktu yang jelas yakni antara terbitnya fajar sampai terbenamnya…

Hak Lisan [Bag. II]

Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas bersama tentang hak dan kewajiban lisan manusia. Pada kesempatan kali ini, kita berusaha mengetahui lebih jauh tentang hak dan kewajiban yang harus ditunaikan oleh manusia terhadap anggota badannya. Seorang ilmuwan, sastrawan sekaligus pemikir dari Mesir, Sayid Qutb menulis, “Sungguh! Kemampuan berbicara adalah kekuatan yang menakjubkan. Kekuatan kalam atau perkataan…

Hak Lisan [Bag. I]

Imam Ali Zainal Abidin as-Sajjad as berkata, “Hak dan kewajiban lisan atas engkau adalah mencegahnya dari ucapan kotor dan membiasakannya dengan perkataan yang baik dan paksalah ia untuk berbicara dengan baik dan sopan. Hindarkan lisanmu dari banyak ucapan yang tidak berguna dengan membiasakan berdiam kecuali ketika diperlukan dan berguna bagi dunia dan akhirat.” Lidah adalah…

Hak Ibu

Hubungan emosi terkuat yang ada pada diri manusia adalah hubungan antara anak dan kedua orang tuanya. Afeksi ini lebih kuat pada orang tua terlebih ibu. Secara alamiah, ibu menyayangi anaknya tanpa pamrih. Ayah dan ibu hanya berharap keselamatan dan kesehatan anak mereka. Keduanya sangat menikmati segara jerih payah yang harus dilakukan dalam merawat anak. Mereka…

Hak Jiwa Atas Manusia (Bag. III)

Dalam diri manusia tertanam potensi kebahagiaan dan kesengsaraan. Barang siapa yang menjaga jiwanya dari bisikan hawa nafsu dan berbagai macam godaan, maka ia telah mempermudah langkahnya menuju jalan kesempurnaan dan akan menemukan kebenaran dan hakikat. Saat itu, cahaya kebenaran akan menerangi setiap sisi manusia, menghadirkan kebahagiaan dan mensucikan jiwa dan raga dari debu-debu dosa dan…

Hak Jiwa Atas Manusia (Bag. II)

  Salah satu syarat kesuksesan manusia adalah pengenalan terhadap diri sendiri (mengenal diri). Seorang ilmuan besar Islam, Imam Muhammad al-Ghazali mengatakan, “Tidak ada yang lebih dekat dengan engkau selain dirimu sendiri, jika engkau tidak mengenal dirimu, bagaimana engkau akan mengenal orang lain?” Pengenalan diri adalah sebuah proses mengenali seluruh dimensi wujud kita dan kapasitas yang…

Hak Jiwa Atas Manusia (Bag. I)

Hak-hak manusia menurut Islam tidak hanya menyoroti masalah hak sosial dan kemanusiaan seorang insan, tapi juga mengangkat masalah kewajiban (taklif) dan tanggung jawab. Isu-isu ini termasuk masalah yang kurang mendapat perhatian dalam kajian hak asasi manusia produk Barat. Kemuliaan manusia menurut definisi Islam tidak hanya terletak pada kepemilikan hak-hak maksimal, tapi kebesaran manusia terletak pada…

Hak Allah

Kata “Hak” memiliki beberapa arti dan salah satu pengertiannya adalah keistimewaan dan ketentuan yang ditetapkan bagi seseorang yang sekaligus menuntut orang lain untuk menjaga dan menghormatinya. Kriteria paling penting dari hak manusia adalah kepemilikan individu yang dibawa sejak lahir dan bukan pemberian orang lain. Setiap individu dengan sendirinya mengantongi segudang hak dan pihak lain wajib…