Pembuktian atas Wajibul Wujud

Telah kami jelaskan pada pelajaran yang lalu bahwa para filosof Ilahi dan para ulama Kalam telah menghimpun sejumlah argumentasi dalam membuktikan wujud Allah. Dan hal ini telah dibahas dalam kitab-kitab Filsafat dan Kalam secara terinci. Pada pelajaran ini, kami akan memilih sebuah argumen saja dari sekian banyak argumen tersebut. Argumen ini berlandaskan pada premis-premis yang…

Filsafat Akhlak

Setelah cukup mengenal macam-macam studi akhlak, saatnya mengukur batas-batas dan ruang lingkup Filsafat Akhlak sebagai sebuah bidang ilmu. Apakah ia mencakup semua macam penelitian tersebut di atas? Ataukah terbatas pada studi Normatif dan Analitik? Ataukah ia identik dengan Metaakhlak (studi analitik)? Sebagian filsuf akhlak berpandangan bahwa filsafat Akhlak, dalam perspektif tertentu, mencakup tiga macam studi…

Dialog Zaranggi dan Ulama tentang Al-Qur’an

“Sekarang, bolehkah saya bertanya masalah lainnya?” Zaranggi mengalihkan pembicaraan karena dia melihat tokoh kita betul-betul kebingungan. “Si… si… si… silahkan” sang tokoh memaksakan diri untuk mempersilahkan Zaranggi untuk bertanya. Walaupun sebenarnya ia sudah mulai kewalahan menghadapinya. “Tadi Anda katakan bahwa agama adalah penentu segala-galanya, dan manusia tidak boleh mempersoalkannya. Apakah masuk akal atau tidak? Pertanyaan…

Keadilan menurut Aristoteles dan Filosof Muslim

Aristoteles mendefinisikan kebahagiaan (sa’âdah) yang merupakan puncak kebaikan manusia sebagai “aktifitas jiwa dalam menyesuaikan dengan keutamaan.” Ia menilai puncak dari keutamaan ini adalah keadilan yang merealisasikan kebahagiaan umat manusia. Menurut Aristoteles keadilan adalah keutamaan sempurna; karena berlaku adil atau berkeadilan meniscayakan pengerahan dan pemberdayaan seluruh keutamaan. Keadilan dari sudut pandang ini juga merupakan keutamaan paripurna…

Teori Filsafat Suhrawardi ‘Cahaya dan Kegelapan’ dan Hubungannya dengan Ma’ad

Pertanyaan utama dalam gagasan ini ialah apa maksud tentang cahaya dalam pandangan Suhrawardi ? karena sebagaimana kita pahami bersama, pondasi dan fokus utama dalam kajian filsafat iluminasi Suhrawardi ialah mengenai cahaya. Suhrawardi terkadang menyebutnya dengan ‘ilmu al-anwar’ atau ‘fiqh al-anwar’. Suhrawardi memandang cahaya sebagai perkara yang badihi. Jelas dan tak butuh definisi. Menurut Suhrawardi, jika…

Membantah Argumen Pengingkaran Tuhan

Dulu, abad kedua hijriyah, ada seorang yang mengingkari adanya Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Ia menjadikan wabah penyakit dan bencana alam sebagai argumen atas pengingkarannya. Kalau memang ada Tuhan, lantas mengapa terjadi wabah dan bencana alam? Seorang bernama Mufadhdhal bin ‘Umar melaporkan argumen orang itu kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq as. Imam menjawab: “Apabila memang tidak…

JERUK (Sebuah Renungan)

Ada tiga orang yang ingin membeli sepuluh buah jeruk manis di sebuah pasar swalayan untuk dibawa pulang ke rumahnya. Orang pertama  mencoba sebuah jeruk untuk memastikan rasanya manis, lalu jeruk kedua hingga kesepuluh. Dia meninggalkan toko itu dengan membawa plastik berisikan kulit sepuluh buah jeruk. Orang kedua, hanya mencicipi sebuah jeruk, lalu memasukkan sembilan sisanya…

Zaranggi [Part. IV]

Renungan Terbuka Sebelumnya… “Bolehkah saya lanjutkan pertanyaan saya sedikit lagi Tuan?” pinta Zaranggi. “Ya, ya, silahkan” sang tokoh mempersilahkan. “Begini Tuan (jelas Zaranggi), bagi pengertian saya, seorang Nabi pun tidak berhak untuk menyusun kitab suci semaunya sendiri. Kalau al-Qur’an itu memang benar dari Tuhan, maka siapa pun tidak boleh ikut campur dalam urusan itu. Lalu…

Zaranggi [Part. III]

Renungan Terbuka Sebelumnya… Kasihan, tokoh kita ini mulai bingung lagi. Tapi karena ia yakin bahwa Islam harus dibela, maka ia berusaha menjawabnya, walaupun sebenarnya ia tidak sadar bahwa Islam tidak serakah terhadap pembelaan. ia hanya mau dibela dengan pembelaan yang Islamis pula. Tidak dengan pembelaan yang tidak Islamis. “Yah… memang demikian” kata sang tokoh tidak…