Argumentasi atas Kemaksuman Para Nabi

Mukadimah Meyakini kemaksuman para nabi dari maksiat dan dosa, yang disengaja atau tidak, merupakan  keyakinan yang pasti dan populer di kalangan Syi’ah Imamiyah yang telah diajarkan oleh para imam suci kepada syi’ah (pengikut setia) mereka. Mengenai masalah ini, mereka terlibat dalam dialog  dengan orang-orang yang menentang mereka melalui berbagai macam metode. Di antaranya, dialog yang…

Mantiq (Logika)

Definisi dan Urgensi Mantiq Mantiq adalah alat atau dasar yang penggunaannya akan menjaga kesalahan dalam berpikir. Lebih jelasnya, Mantiq adalah sebuah ilmu yang membahas tentang alat dan formula berpikir, sehingga seseorang yang menggunakannya akan selamat dari cara berpikir salah. Manusia sebagai makhluk yang berpikir tidak akan lepas dari berpikir. Namun, saat berpikir, manusia seringkali dipengaruhi…

Syarat Utama Kehidupan Manusia

Mukadimah Pada pelajaran yang lalu kami telah jelaskan secara luas pentingnya mencari agama dan berusaha mengenal agama yang hak, berangkat dari dorongan naluri bawaan manusia untuk mencari kebahagiaan dan keamanan dari segala bahaya. Dorongan itu dapat ditemukan oleh setiap manusia di dalam jiwanya sendiri. Dengan ungkapan lain, setiap manusia dapat mengetahui naluri insaninya secara langsung…

Seluruh Sifat-Sifat Fi’liyah

Termasuk tema yang rumit di dalam ilmu Kalam adalah masalah Iradah Ilahiyah (kehendak Allah) yang dibahas dari beberapa sisi. Ikhtilaf seputarnya pun tidak bisa dihindari, seperti apakah kehendak ini termasuk sifat zatiyah ataukah sifat fi’liyah? Apakah sifat tersebut qadim ataukah hadist? dan apakah ia itu satu ataukah berbilang? Selain itu, terdapat tema-tema lainnya yang dibahas oleh Filsafat mengenai…

Sifat-Sifat Fi’liyah

Mukaddimah Telah kami jelaskan pada pelajaran yang lalu [baca Sifat-Sifat Dzatiyah], bahwa sifat fi’liyah merupakan konsep-konsep di mental yang diperoleh akal dari perbandingan antara dzat Allah dan makhluk-makhluk-Nya, dengan cara mengamati hubungan tertentu di antara keduanya. Dalam hal ini, Khaliq dan makhuk-Nya merupakan dua sisi hubungan, seperti konsep Al-Khaliqiyah yang diperoleh akal dengan cara mengamati hubungan wujud makhluk-makhluk dengan…

Sifat-Sifat Dzatiyah

Mukaddimah Dari uraian yang lalu [Baca disini], kita ketahui bahwa Allah SWT merupakan Sebab Pengada bagi alam semesta ini, dimana seluruh kesempurnaan wujud terdapat pada dzat-Nya, dan berbagai kesempurnaan yang dimiliki oleh setiap maujud apa pun bersumber dari-Nya, tanpa mengurangi kesempurnaan zat-Nya sedikit pun ketika Dia menganugerahkan kesempurnaan tersebut kepada makhluk-makhluk-Nya. Poin ini dapat didekatkan…

Sifat-Sifat Allah

Mukaddimah Telah kami jelaskan pada pelajaran yang lalu, bahwa sebagian besar argumen filosofis itu digunakan untuk menetapkan dzat yang dikenal sebagai wajibul wujud [Baca disini]. Jika argumen itu ditambahkan dengan argumen-argumen yang lain, maka akan dapat ditetapkan sifat-sifat salbiyah (negatif) dan sifat-sifat tsubutiyah (positif) pada wajibul wujud. Melalui semua argumen itu kita mengenal Allah SWT dengan segala sifat-Nya yang khas yang membedakan…

Belajar Singkat Ilmu Kalam: Seri II

C. Perdebatan Konsep Ketuhanan Perbedaan manhaj kalam sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, berimplikasi pada perbedaan yang sangat signifikan tentang konsep ketuhanan pada masing-masing aliran kalam. Perbedaan dalam penempatan peran dan kedudukan akal dalam manhaj kalam akhirnya menimbulkan perbedaan yang sangat signifikan pada konsep ketuhanan. Antara Mu’tazilah dan Asy’ariyah (dan juga Wahabi) yang berbeda secara biner dalam…

Belajar Singkat Ilmu Kalam: Seri I

A. Pendahuluan Dalam Islam pembahasan mengenai masalah ketuhanan terdapat dalam bidang filsafat dan kalam (teologi) Pengkajian filosof muslim mengenai ketuhanan biasanya berkisar pada menetapkan adanya Tuhan berdasarkan argumen rasional, hubungan zat Tuhan dengan sifat-sifatNya, hubungan perbuatan Tuhan dengan manusia, hakekat qadha dan qadhar Tuhan, serta hakekat kejahatan dan hubungannya dengan Tuhan. Jika filsafat lebih mendasarkan…

Pembuktian atas Wajibul Wujud

Telah kami jelaskan pada pelajaran yang lalu bahwa para filosof Ilahi dan para ulama Kalam telah menghimpun sejumlah argumentasi dalam membuktikan wujud Allah. Dan hal ini telah dibahas dalam kitab-kitab Filsafat dan Kalam secara terinci. Pada pelajaran ini, kami akan memilih sebuah argumen saja dari sekian banyak argumen tersebut. Argumen ini berlandaskan pada premis-premis yang…

Filsafat Akhlak

Setelah cukup mengenal macam-macam studi akhlak, saatnya mengukur batas-batas dan ruang lingkup Filsafat Akhlak sebagai sebuah bidang ilmu. Apakah ia mencakup semua macam penelitian tersebut di atas? Ataukah terbatas pada studi Normatif dan Analitik? Ataukah ia identik dengan Metaakhlak (studi analitik)? Sebagian filsuf akhlak berpandangan bahwa filsafat Akhlak, dalam perspektif tertentu, mencakup tiga macam studi…

Dialog Zaranggi dan Ulama tentang Al-Qur’an

“Sekarang, bolehkah saya bertanya masalah lainnya?” Zaranggi mengalihkan pembicaraan karena dia melihat tokoh kita betul-betul kebingungan. “Si… si… si… silahkan” sang tokoh memaksakan diri untuk mempersilahkan Zaranggi untuk bertanya. Walaupun sebenarnya ia sudah mulai kewalahan menghadapinya. “Tadi Anda katakan bahwa agama adalah penentu segala-galanya, dan manusia tidak boleh mempersoalkannya. Apakah masuk akal atau tidak? Pertanyaan…