Catatan Syahid Muthahhari

Ayatullah Murtadha Muthahhari

Islam bukan ajaran diskriminasi, tapi ajaran melihat segala keutamaan. Bukan ajaran diskriminasi, tapi mengutamakan orang bertakwa dari yang tidak bertakwa, seorang alim dari jahil dan mujahid dari yang bukan mujahid. Islam mendahulukan keutamaan.

Nabi Muhammad Saw tidak membeda-bedakan anak-anaknya dalam memperlakukan mereka sebagai anak, tapi mendahulukan keutamaan dari yang tidak, bahkan beliau luar biasa mendahulukan.

Dari sini, semua orang yang mengenal dan dekat dengan beliau mengetahui perhatian seperti apa yang ada di antara ayah dan anak perempuannya ini. Perhatian dari dua pihak. Sejujurnya perhatian ini sampai pada batasan, sehingga harus dinamakan “cinta”.

Bagi Sayidah Fathimah az-Zahra as kehidupan pasca Nabi Muhammad Saw tidak akan punya makna. Ketika ayahnya mengabarkan kepadanya bahwa engkau akan segera menyusulku setelahku, Sayidah Zahra as gembira dan tersenyum. Demikianlah kondisi seorang pecinta.


Sumber: Ust. Saleh Lapadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s