Imam dari Keluarga Rasulullah saw

imam_ali_pbuh_by_ostadreza-d5v5otd

Kita semua sepakat dan yakin bahwa seluruh keutamaan para Nabi as terhimpun pada diri Rasul Saw, karena itu Rasul Saw adalah makhluk paling mulia di alam semesta ini sebagaimana firman Allah,

Dan tidaklah Kami mengutusmu melainkan untuk rahmat semesta alam.” (21:107)

Salah satu keutamaan para Nabi as yang ada pada diri Rasul Saw adalah keutamaan yang dimiliki oleh Ibrahim as yaitu keluarga Ibrahim as dijadikan oleh Allah sebagai umat terbaik di zamannya.

Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di zamannya),..” (3:33)

Keluarga Ibrahim as juga diberikan Kitab dan Hikmah (Ilmu) oleh Allah, dan keluarga Ibrahim pun diberikan kerajaan (kekuasaan) yang agung.

..Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.” (4:54)

Sebagaimana keluarga Ibrahim as telah diberikan Kitab, Hikmah dan kerajaan yang besar, maka keutamaan itu pun berlaku bagi Rasul Saw, yang berarti bahwa keluarga Rasul Saw juga diwariskan Kitab dan Hikmah (ilmu para Nabi as) dan juga kerajaan yang besar (sebagai pelanjut khalifah Allah setelah Rasul Saw). Kerajaan yang besar ini pun dipertegas oleh Allah sebagaimana firmannya,

… Allah berfirman: ‘Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam (pemimpin) bagi seluruh manusia’. Ibrahim berkata: ‘(Dan juga) dari keturunanku’. Allah berfirman: ‘Janji-Ku (ini) tidak berlaku bagi orang yang zalim.‘” (2:124)

Dari ayat di atas berarti bahwa akan lahir Nabi-nabi, Rasul-rasul dan imam-imam hanya dari keturunan Ibrahim as yang akan berkuasa di muka bumi ini sampai akhir zaman.

Seluruh ahli tafsir dan sejarah sepakat bahwa Rasul Saw yang mulia adalah keturunan Ibrahim as. Lantas siapakah dari keluarga Rasul Saw yang berasal dari keturunan Ibrahim as dan akan menjadi imam (khalifah Allah) sebagai pelanjut risalah kenabian? Pada ayat di atas Allah telah menegaskan bahwa imam-imam keturunan Ibrahim as adalah orang-orang yang bersih dari perbuatan dzalim (dosa), hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa mereka adalah manusia-manusia yang suci.

..Sesungguhnya Allah hendak mencegah dosa dari kamu, hai Ahlulbait (keluarga Rasul Saw) dan mensucikan kamu sesuci-sucinya.” (33:33)

Seluruh ulama Islam sepakat bahwa orang-orang yang termasuk di dalam ayat itu hanyalah Rasul Saw, Ali bin Abi Thalib, Fathimah Az-Zahra, Al-Hasan dan Al-Husain (Hadis sahih dan Mutawatir terdapat di dalam kitab Sahih Muslim). Walapun ada sekelompok orang yang mengatakan istri-istri Rasul Saw juga termasuk di dalam ayat pensucian tersebut, akan tetapi mereka tetap tidak bisa menolak bahwa Ali bin Abi Thalib termasuk di dalamnya (disucikan).

Kejelasan itu mulai tampak siapakah yang menjadi imam dari keluarga Rasul Saw. Marilah kita tengok keutamaan yang telah Allah berikan kepada Nabi Musa as.

Berkata Musa, “Ya Tuhanku, lapangkan untukku dadaku, mudahkan untukku urusanku, lepaskan kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang wazir dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku. Teguhkan dengannya kekuatanku, dan jadikan dia sekutu dalam urusanku.” (20:25-32)

Kemudian Allah berkata kepada Musa as sebagaimana firmannya, “Kami akan membantumu dengan saudaramu, dan Kami berikan kepadamu berdua kekuasaan yang besar,..” (28:35)

Karena itu Rasul Saw berkata kepada para sahabatnya berkenaan dengan orang dari Ahlulbaitnya yang berhak memegang kekuasaan setelah Rasul Saw sebagaimana sabdanya, “Ali di sisiku bagaikan Harun di sisi Musa, hanya saja tiada Nabi setelahku.” (Sahih Muslim)

Seluruh ahli tafsir dan sejarah pun sepakat bahwa Ali bin Abi Thalib adalah juga keturunan Ibrahim as. Maka demi Allah, petunjuk yang sangat jelas telah kita dapati bahwa Ali adalah orang yang berhak menjadi Imam suci khalifah Allah setelah Rasul Saw yang wajib bagi kita untuk taat dan kita ikuti.
Kemudian siapakah imam-imam suci dari keluarga Rasul Saw selanjutnya?

Rasul Saw bersabda, “Allah menciptakan keturunan setiap Nabi as dari tulang sulbinya sendiri, namun Allah menciptakan keturunanku dari sulbi Ali bin Abi Thalib.” (Ref Ahlussunnah: HR. Thabrani)

Rasul Saw bersabda, “Wahai para sahabatku, Ahlulbaitku di sisimu bagaikan perahu Nuh dan gerbang Taubat. Maka setelahku, berpegang teguhlah pada Ahlulbaiku, pengikut kebenaran dan keturunanku. Dan pasti kalian tidak akan tersesat” beliau di tanya,”Wahai Rasulullah, ada berapa jumlah imam setelahmu?” Beliau menjawab, “Mereka berjumlah 12 dari Ahlulbaitku.” (Ref Ahlussunnah: HR. Al-Hakim dalam kitabnya Al-Mustadrak Ash-Shahihain, juz 2, Al-Hakim berkata hadits ini Sahih)

Seorang Yahudi memanggil Na’tsal untuk datang menemui Rasulullah saw dan berkata, “Wahai Muhammad! Aku memiliki beberapa pertanyaan yang telah lama kusimpan. Jika engkau dapat menjawabnya, maka aku akan mameluk Islam dengan pertolonganmu.” Rasulullah saw bersabda, “Wahai Abu Amarah! Engkau dapat menanyakannya padaku!” Ia bertanya, “Wahai Muhammad! Beritahukanlah kepadaku penerus-penerusmu, karena tidak ada Rasul tanpa penerus.” Rasulullah saw menjawab, “Penerusku adalah Ali bin Abi Thalib dan setelahnya adalah kedua cucuku Al-Hasan dan Al-Husain, yang setelahnya akan ada 9 imam dari keturunan al-Husain yang datang secara berurutan.” Kemudian Yahudi itu berkata, “Sebutkan nama-nama mereka, wahai Muhammad!” Rasulullah saw menyatakan, “Setelah al-Husain akan ada putranya Ali (Zainal Abidin), setelahnya Muhammad (Al-Baqir), setelahnya Ja’far (Ash-Shadiq), setelahnya Musa (Al-Kazhim), setelahnya Ali (Ar-Ridha), setelahnya Muhammad (Al-Jawad) setelahnya Ali (Al-Hadi), setelahnya Hasan (Al-Asykari) dan setelahnya Muhammad (Al-Mahdi). Maka jumlah mereka ada 12 imam.” (Ref Ahlussunnah: Al-Qunduzi al-Hanafi dalam kitabnya Yanabi’ al-Mawaddah)

Rasul Saw bersabda, “Sesungguhnya aku tinggalkan padamu dua perkara yang amat berharga (berat), yang pertama adalah Kitab Allah, yang merupakan tali Allah. Barangsiapa yang mengikutinya maka dia berada di atas petunjuk, dan barangsiapa yang meninggalkannya maka dia berada di atas kesesatan.’ Kemudian Rasulullah saw melanjutkan sabdanya, ‘Adapun yang kedua adalah Ahlul Baitku. Demi Allah, aku peringatkan kamu akan Ahlul Baitku, aku peringatkan kamu akan Ahlul Baitku, aku peringatkan kamu akan Ahlul Baitku.” (Derajat hadis ini adalah Mutawatir terdapat dalam Sahih Muslim, juz 4)

Subhanallah, bumi tidak akan pernah kosong sedetikpun dari pemimpin umat khalifah Allah dari keluarga Rasul Saw yang suci hingga akhir zaman. Siapakah imam zaman kita saat ini? Sudahkah kita ikuti dan kita taati?

(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan imamnya..” (17:71)

Rasul Saw bersabda, “Barangsiapa yang mati tanpa mengetahui imam Zamannya, maka ia mati jahiliyah.” (Ref. Ahlussunnah: Sahih Muslim, Musnad Ahmad, Mustadrak Al-Hakim)

Dan pada akhirnya di akhirat kelak mereka pun akan ditanya (diminta pertanggung jawaban) berkenaan dengan wilayah kepemimpinan Amirul Mukminin Al-Imam Ali bin Abi Thalib as yang dapat kita lihat penjelasannya pada kitab-kitab Ahlussunnah seperti Syawahidut Tanzil (Al-Hakim Al-Haskani Al-Hanafi), Kifayatut Thalib (Al-Kanji Asy-Syafi’i) Yanabi’ul Mawaddah (Al-Qundusi Al-Hanafi), Al-Manaqib (Al-Kharazmi Al-Hanafi), Shawaiqul-Muhriqah (Ibnu Hajar Asy-Syafi’i) dll, sebagaimana firman Allah,

Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya..” (37:24)

..Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.” (3:7)

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (12:111)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s