Menyerah di Hadapan Takdir Ilahi

Elegant-Pictures-Of-Imam-Hussain

Imam Ja’far Shadiq as berkata, “Begitu Kakekku Husein as keluar dari Mekah, para malaikat dalam jumlah yang banyak mengendarai kuda surgawi datang mendekati beliau dan berkata, “Wahai Hujjah Allah! Kami selalu menyertai Rasulullah dalam banyak peperangan melawan musuh. Kali ini Allah mengutus kami untuk membantumu…

Kepada mereka Imam Husein as berkata, “Karbala adalah tempat aku dan kalian berjanji, di sanalah aku akan terbunuh. Datanglah kepadaku, saat kami sudah sampai di sana!

Para malaikat berkata, “Kami ditugaskan oleh Allah untuk mengerjakan perintahmu. Bila engkau takut musuh mencideraimu, katakan kami akan akan menjagamu dan keluargamu!

Imam berkata, “Mereka tidak akan bisa mencideraiku sebelum aku sampai ke Karbala.”
Kemudian sekelompok jin mendatangi Imam Husein as dan berkata, “Wahai putra Rasulullah! Kami adalah Syiahmu. Bila engkau mau, kami akan menghancurkan semua musuhmu dan diamlah di sini!

Imam Husein as mendoakan mereka dan berkata, “Bukankah kalian telah membaca al-Quran yang berbunyi, “Katakanlah, sekiranya kalian berada di rumah kalian, niscaya akan keluar juga orang-orang yang telah ditakdirkan mati terbunuh itu ke tempat mereka terbunuh.” Dalam kondisi seperti saat ini diamku tidak ada gunanya. Bila aku diam di rumahku, bagaimana orang-orang zalim ini teruji dan siapa yang akan tidur dikuburanku? Di hari ketika Allah menciptakan bumi, Dia telah menetapkan takdir ini untukku. Dia telah menetapkan kuburanku sebagai tempat perlindungan para Syiah dan pecintaku… Di sanalah amal kebaikannya diterima dan di sanalah doa-doanya dikabulkan…

Kemudian beliau berkata, “Datanglah kalian kepadaku pada hari Jumat (Asyura) ketika aku sudah terbunuh dan keluargaku sudha tidak ada lagi dan sudah diserahkan kepalaku kepada Yazid!

Para jin berkata, “Demi Allah! Bila bukan karena perintah untuk menaatimu, pasti kami sudah menentangmu dengan membunuh musuh-musuhmu sebelum mereka bisa mencideraimu.

Imam berkata, “Demi Allah! Kekuatan kami untuk membunuh mereka lebih dari kekuatan kalian. Namun hujjah Allah harus sempurna bagi semuanya, supaya orang-orang yang celaka memiliki alasan yang jelas akan kecelakaannya demikian juga orang-orang yang bahagia memiliki alasan yang jelas akan kebahagiaannya.”


Sumber: 100 Kisah Imam Husain as

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s