Nasehat Imam Husain as

imam_hussain_roza_by_syedasairanaqvi-d31byir

Seorang badui dengan wajah kalut dan letih memasuki kota Madinah. Ketika tiba di gerbang kota ia berkata, “Wahai warga Madinah! Tunjukkan kepadaku orang yang paling dermawan dan ksatria di kota ini. Karena aku benar-benar membutuhkan bantuan.”

Seorang dari warga Madinah maju dan berkata, “Orang yang engkau cari adalah Husein bin Ali. Pergilah ke masjid dan katakan masalahmu hanya kepada Husein bin Ali.”

Orang-orang yang hadir di situ membenarkan ucapan orang tadi.

Akhirnya orang badui menuju masjid. Ketika ia tiba di sana, Imam Husein as sedang melakukan shalat. Orang badui menanti hingga Imam Husein as menyelesaikan shalatnya. Ketika selesai menunaikan shalatnya, dengan penuh perhatian Imam berkata padanya, “Apakah engkau ada urusan denganku?

Orang badui itu menjawab, “Iya, aku benar-benar membutuhkan bantuan.”

Imam Husein as berkata padanya, “Bila memang demikian, ikutilah aku.”

Imam Husein as membawa orang badui ke rumahnya. Orang badui itu menunggu di luar. Beberapa saat kemudian, Imam Husein keluar dari rumahnya dengan membawa kantong berisi uang dan memberikannya kepada orang badui itu.

Ketika akan menerima uang itu, orang badui berkata, “Mengapa engkau memalingkan wajahmu dan tidak melihatku?

Imam berkata, “Aku tidak ingin melihat wajahmu merasa malu setelah engkau menerima uang ini.

Orang badui langsung terjatuh sambil menangis dan berkata, “Bagaimana mungkin aku dapat melupakan tangan penuh berkah dan dermawan seperti ini?

Orang tadi begitu gembira dan berkata, “Aku akan berusaha mengamalkan ucapanmu.”

Ada lima pekerjaan yang harus engkau lakukan, bila itu telah engkau kerjakan, maka engkau bebas untuk melakukan dosa apa saja,” jelas Imam.

Kemudian Imam Husein as mulai menyebutkan lima pekerjaan yang harus dilakukan:

1. Rezeki yang dianugerahkan Allah kepadamu jangan engkau makan, dan lakukan apa yang engkau inginkan.

2. Keluarlah dari bumi Allah, dan lakukan setiap dosa yang ingin engkau kerjakan.

3. Cari tempat dimana engkau tidak akan dilihat Allah, pada waktu itu lakukan setiap perbuatan dosa yang kau inginkan.

4. Ketika malaikat maut mendatangimu untuk mencabut ruhmu, bertahanlah dan jangan engkau berikan ruhmu kepadanya, bila berhasil, maka lakukan apa saja yang engkau inginkan.

5. Ketika Hari Kiamat, saat pemimpin neraka ingin membuangmu ke api jahannam, berusahalah mencegahnya, dan lanjutkan perbuatan dosa yang engkau inginkan.


Sumber100 Kisah Imam Husein as 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s