Penyebab Qabil Membunuh Habil

xxx

Diriwayatkan dari Abu Abdillah as:

“… Kemudian Allah mewahyukan Adam untuk meletakkan pusaka kenabian dan ilmu dan menyerahkannya kepada Habil. Adam pun melaksanakan hal itu. Ketika Qabil mengetahui, dia murka dan berkata kepada ayahnya, ‘Bukankah aku ini lebih tua daripada saudaraku (Habil) dan lebih berhak dengan apa yang telah kamu berikan padanya?

“Adam menjawab, ‘Wahai anakku, sesungguhnya urusan ini berada di tangan Allah, dan Allah telah mengkhususkannya dengan apa yang telah aku lakukan itu, jika kamu tidak mempercayaiku, persembahkanlah oleh kamu berdua (Qabil dan Habil) kurban. Siapa saja di antara kamu yang diterima urbannya, berarti dia lebih berhak dengan keutamaan.’

Pada masa itu, kurban (yang diterima Allah) adalah dengan turunnya api, lalu api melahap kurban yang dipersembahkan tersebut.”

“Qabil itu adalah seorang pemilik lahan pertanian, dia mempersembahkan gandum yang jelek; sedangkan Habil adalah seorang pemilik peternakan domba, dia mempersembahkan seekor domba jantan yang gemuk. kemudia turun api yang memakan kurban persembahan Habil. Kemudian Iblis mendatangi Qabil seraya berkata kepadanya, ‘Wahai Qabil, seandainya dilahirkan bagi kamu berdua (Qabil dan Habil) anak, lalu keturunan kamu berdua telah menjadi banyak, niscaya keturunan Habil akan membanggakan diri mereka terhadap keturunanmu dengan keutamaan Habil yang diberikan ayahmu dan karena api telah menerima kurban persembahannya dan membiarkan kurban persembahanmu. Sungguh kamu jika membunuhnya, niscaya ayahmu mau tak mau harus mengkhususkanmu dengan apa yang telah diserahkannya kepada Habil.‘ Maka Qabil langsung melompat kepada Habil dan membunuhnnya.”

“Setelah itu Iblis berkata kepada Qabil, ‘Sesungguhnya api yang menerima qurban itu adalah api yang diagungkan, maka agungkanlah ia! Buatkanlah untuk api itu sebuah rumah dan jadikanlah ia sebagai tempat penyembahan (pemujaan) serta berkhidmatlah untuknya, niscaya ia akan menerima kurbanmu jika kamu menghendaki hal itu.’ Qabil pun melakukan hal itu. Dengan demikian, dia adalah orang pertama yang menyembah api dan mendirikan rumah (peribadatan) untuk api.”


Sumber: Dari Adam as Sampai Isa as, karya Sayid Ni’matullah Al-Jaziri. Penerbit Lentera; Hal. 149-150

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s